sahabat seaqidah ila Jannah...

Friday, June 8, 2012

Berkata kalimat yang baik adalah sedekah

Berkata kalimat yang baik adalah sedekah – Al-Habib Ali bin Abdurrahman Aljufri
Ditulis oleh Admin  di/pada 13 Januari 2010

Ceramah Al-Habib Ali bin Abdurrahman Aljufri

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

Ceramah yang luar biasa dari Al-Habib Ali bin Abdurrahman Aljufri tentang "Berkata kalimat yang baik adalah sedekah". Saudara-saudaraku, luangkan waktu anda 8 menit saja untuk mendengarkan ceramah ini. Insya Allah ini akan membawa kebaikan buat anda selamanya. Amin. 

Pengantar

Pada suatu saat ketika Rasulullah SAW sedang bertawaf di Ka’bah, seorang laki-laki bernama Fudholah bin Umair bermaksud hendak membunuh beliau. Ia menyelinap dalam rombongan orang-orang yang bertawaf dan mendekati beliau SAW. Saat ia sudah berada dekat di samping Rasulullah saw dan mempunyai peluang untuk membunuh beliau, tiba-tiba ia terkejut saat Rasulullah SAW memandangnya.


Isi Ceramah


Kemudian Rasulullah SAW menoleh kepadanya saat ia sedang bertawaf, dan beliau berkata, “Wahai Fudholah, apa
yang engkau bicarakan dengan hatimu?”
Fudholah menjawab, “Wahai Rasulullah, saya bertawaf. Saya mengingat Allah.”
Lalu Rasulullah diam dan melanjutkan tawafnya. Fudholah mengikutinya untuk kedua kalinya dan berjalan dengan
tawaf di belakang Rasulullah.
Tak selang berapa lama, Rasulullah menoleh lagi kepadanya dan berkata, “Apa yang engkau bicarakan dengan
hatimu?”
Saya ingin anda merasakan melihat bagaimana wajah Rasulullah memandang kepada laki-laki itu. Termasuk dalam
budi pekerti beliau bahwa sesungguhnya Rasulullah tidak pernah menyembunyikan senyumannya kepada siapapun.
Seorang laki-laki yang penuh dengan kebencian dan ingin membunuh, Rasulullah menoleh kepadanya dan
memandangnya dengan tersenyum. Saat pertama kali, memandangnya dengan tersenyum. Saat kedua,
memandangnya dengan tersenyum kepadanya.
Fudholah menjawab, “Wahai Rasulullah, saya mengingat Allah dan bertawaf.”
Rasulullah tersenyum dan melanjutkan tawafnya. Lalu laki-laki itu mengikutinya.
Ketiga kali, Rasulullah menoleh kepadanya dan berkata, “Wahai Fudholah, apa yang engkau bicarakan dengan
hatimu?”
Fudholah menjawab, “Wahai Rasulullah, aku mengingat Allah.”
Kemudian Rasulullah menoleh kepadanya.
Apakah anda tahu arti “menoleh kepadanya”?. Disebutkan di dalam referensi budi pekerti Rasulullah bahwa kalau
beliau menoleh artinya beliau menoleh dengan seluruh badannya.
Rasulullah menoleh kepadanya dan lalu meletakkan tangan beliau di dada laki-laki itu. Dada yang penuh dengan
kebencian dan kemarahan. Ia menyembunyikan pisau di badannya.
Begitu Rasulullah menaruh tangan di dadanya, Fudholah berkata, “Demi Allah. Saat ia meletakkan tangannya di
dadaku, tidak ada seorang pun di muka bumi ini yang paling aku benci melebihi dirinya. Namun setelah ia
mengangkat tangannya dari dadaku, tidak ada seorang pun di muka bumi ini yang paling aku cintai melebihi
dirinya.”
Kita banyak menjumpai orang-orang yang mewarisi karakter Fudholah. Mereka ada di tengah-tengah masyarakat
dimana kalian hidup disana. Akan tetapi, dada-dada mereka selalu sangat memerlukan orang-orang yang mewarisi
karakter Rasulullah SAW untuk menghilangkan karakter-karakter jelek dari dada-dada mereka yang penuh
kemarahan dan kebencian.
Mereka yang mewarisi karakter Fudholah menunggu kalian yang bisa mewarisi karakter Rasulullah SAW.
Betapa banyak yang menyakitiku ketika aku mendengar sebagian dari kaum muslimin berbicara dan berkata, “Saat
ini banyak dijumpai para dai yang berkata dengan kelembutan dan kedamaian, berkata dengan budi pekerti dan
kasih sayang. Ini fenomena baru telah muncul yang ingin menggantikan jihad.”
Inilah bentuk jihad yang kita perlukan saat ini. Disini di masyarakat kita. Karena sesungguhnya kalian perlu untuk
berjihad kepada jiwa kalian. Sampai kalian mampu menundukkannya. Sampai kalian mampu mendidiknya. Sampai
kalian bisa meninggikannya ke langit. Supaya kalian mampu untuk memberikan pertolongan kepada siapa saja yang
hidup di muka bumi ini.
Inilah yang dimaksud kalam beliau, Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda, “Berkata kalimat yang baik adalah
sedekah”
Saat ini dengarkan orang-orang yang berkata, “Berkata kalimat yang baik adalah sia-sia.” Baiklah, kami hormati.
Akan tetapi rujukan dan referensi kita Rasulullah SAW yang berkata bahwa berkata kalimat yang baik adalah
sedekah. Saya tak mampu meninggalkan perkataan Rasulullah dan mengambil perkataan orang lain.
“Berkata kalimat yang baik adalah sedekah”


Hadiri dan syiarkan Tabligh Akbar Malam Isra dan Mi'raj Sayyidina Muhammad saw bersama Majelis Rasulullah saw pimpinan Alhabib Munzir bin Fuad Almusawa yang insya Allah akan dihadiri oleh Alhabib Ali bin Abdurrahman Aljufri murid senior Alimam Alhabib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz yang sudah masyhur di dunia.
malam minggu 16 juni 2012 pkl.20.00 dilapangan MONAS Jakarta Pusat
www.majelisrasulullah.org


اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Sumber asal : Jeje Nurjaman

Tuesday, May 15, 2012

Pesanan Murobbi Accounting Kami



يا الله، أنت مقصودي ورضاك مطلوبي
أعطني محبتك ومعرفتك

MasyaAllah Tabarakallah.

~>Pesanan Murobbi Akaun kami, Al-Fadhil Encik Ahmad tika menziarahi biliknya pagi tadi. Alhamdulillah. Banyak mutiara2 hikmah jadi bekal (untuk bawa balik jumpa Allah nanti). Hakikatnya nak bertanya pendapat tentang lain. Namun Allah Perencana terbaik.  Segala Puji BagiMU ya Allah...

Rumusan dari persoalan kami 3 sahabat; mulakanlah dari DIRI SENDIRI. tegakkan ISLAM dalam diri dulu. baru kita boleh kuat nak teruskan perjuangan dalam Islamic Accounting, biiznilLlah. dan yang penting pemerintah yang ada kuasa untuk ubah benda ni semua, dengan izin Allah. Beliau bagi contoh waktu awal2 Tok Guru Nik Abdul Aziz perintah Kelantan dulu sampai ketua2 orang2 besar bank semua turun Kelantann...Tok Guru ubah sungguh2. Allahu Akbar!
kata alFaqirah ilaLlah; yesss.. Pergantungan diri dengan ALLAH must be our FIRST PRIORITY! Lahaulawala quwwata illa bilLlah...


Sekitar hal pembelajaran kami, katanya; Baitulmal dalam negara kita harini guna konvensional lagi. Islamic Accounting tak dapat pergi jauh lagi sebab kekangan2 dari yang mengambil ISLAM secara berjuzuk. bukan syumul. Business tak berapa menjadi sebab hal2 macam ni. sebab tak buat kira2 UNTUNG dengan kaca mata DOSA PAHALA SYURGA NERAKA.


Tentang business orang kita, yang ambil ISLAM juz'i2; Encik Ahmad tekankan di sini...

"NIAT tu penting. Niat tu penting. Niat tu penting". Tiga kali Encik sebut! Tekankan benar2 pada kami pentingnya NIAT that MUST BE Lillahi Robbi...Allahu Allahhh saat itu...T_T tambahnya lagi; maka tak hairan banyak company yang akhirnya gulung tikar sebab tak jujur dalam jual beli. Allah tak berkat rezqi tu.
Subhanallah *INDAH* andai Al-Quran& SUNNAH ditegakkan dalam diri. terhias peribadi dengan IZZAH ISLAM yang suci.


Dalam satu ketika; wajah Encik Ahmad berubah. jelas sangat. duka. hiba. memang sedari tadi itulah cuaca hati ini. Di saat melihat reaksi Encik Ahmad yang SEDIH DENGAN UMMAT HARI INI. ALLAHHH...Jiwa tambah mengingatimu wahai kekasih Allah. Sebak. Engkau saja yang tahu wahai Allah...
اللهم صل على سيدنا محمد  وعلى آله وصحبه وسلم

wajah Encik Ahmad menunjukkan hati yang sarat dengan HIBA! Encik sebut lagi..."Al-Quran ni amaran sebenarnya. Memang *takut* kalau betul2 kita baca. Lagi2 ayat belakang2, surah Al-waqiah. Surah Ar- Rahman. Surah Al- Mulk. Allahu Allah...saya pun baru ungkapkan ayat tu pagi tadi dalam kelas encik pada kawan sebelah. Wahai Allahhh T__T


Encik Ahmad *mulia* kerana dia generasi Ulul Albab. generasi Al-Quran yang jiwanya; Allah sentiasa pandukan pada pintu taufiq dan hidayahNYA. izinkan hmba fqr ini menjadi sepertinya Ya Allahurobbiii T_T subahanallahiwabihamdih. subhanallahilazim.


^__^ Allahurobbi... Merasakan ketibaan malaikatMU bersama kami dalam usrah tak langsung sebentar tadi. Di ketika tak tertahan sebak di hati dengan tazkirah dan inzar dari Murobbi, datang pula Al- Fadhil Encik OB. Allahu Allahhh. rindu melihat wajah mulia Engku Tohafah yang sentiasa memberi khabar gembira dengan senyumannya. Bertambah sesak jiwa. Niqmat *indah* lagi Kau kurnia buat hamba Faqir ini Ya Allahhh T__T Moga Allah memuliakan& memberkati antum wahai lecturer2 yang mengingatkan kami dan mendekatkan kami padaMu ya Robbi...Allahumma Amin....

"nanti datanglah lagi...."~kalam Al-Fadhil Encik Ahmad yg membuatkan hati berbunga ada taman like syurga:) *suka gembira* amat sangat. namun hati Allah punya DIA saja yang tahu suhu keadaannya. Terima kasih Ya Allahhh atas suntikanMU ini...
"Aura dari barokah;*TULUS*nya seorang Murobbi. MasyaAllah Tabarakallah.

~dekatkan kami dengan orang yang mencintaiMU& dekatkan orang yang mencintaiMU dengan kami Ya Allah...Allahumma a'inna ala zikrika wasyukrika wahusni i'badatiq~


jazakumullahu khairan ya sodiqoti mahbubah yang sentiasa di sisi. Akan merindui saat Usrah bersama nanti. AllahuRobbi...Allahua'lam.IlaLlah, minaLlah...^^


Monday, May 7, 2012

Mencari Hikmah



 Subhanallahiwabihamdih Subhanallahilazim

Tenang melihat lautan yang terbentang luas.
^_^ Kerana ia mendamaikan.
"Kalau rasa tension study kita pergi tengok laut,boleh tenang"-luah seorang mahasiswa.
TerBAIK:) buat Hamba Allah yang diizinkan berzikir mengingati Allah tika melihat tiap ciptaan-NYA.

Mencari ketenangan tak perlu harus ke pantai.
Memandang ke atas~ke langit juga membahagiakan sebenarnya.
Sambil difirkan bersama mata hati firman Allah dalam surah Al-Mulk.
Perintah Allah untuk kita melihat ke langit.
Firman Allah bermaksud:

Dia lah yang telah mengaturkan kejadian tujuh petala langit yang berlapis-lapis; engkau tidak dapat melihat pada ciptaan Allah Yang Maha Pemurah itu sebarang keadaan yang tidak seimbang dan tidak munasabah; jika engkau ragu-ragu maka ulangilah pandanganmu - dapatkah engkau melihat sesuatu yang cacat?
[surah Al-Mulk:3]
Kemudian ulangilah pandanganmu sekali lagi dan sekali lagi, nescaya pandanganmu itu akan berbalik kepadamu tanpa menemukan kecacatan dan ia (pandanganmu) dalam keadaan letih.
[surah Al-Mulk: 4]
Berapa kali Allah perintahkan untuk kita melihat awan untuk meneliti kebesaranNya?
Yang akhirnya dalam mafhum ayatNya ‘’kita tak akan nampak sedikit kecacatan pun langsung’’..




Allah Maha Mengetahui
Allahu Allahhhh

Besarkanlah tiap ciptaanNya& makhlukNya  waima ia hanya seekor ulat kecil.
Kerana tiap makhluk Allah itu sentiasa taat dan memujiNya  dengan cara yang tersendiri.
Lihatlah burung yang  berkicauan, tak mengira waktu.
Tersentak sebentar tika mendengar kicauan burung yang teramat Indah di waktu pagi yang sangat hening.

Kicauan burung yang saya rasakan teramat sangat Indah!
Itu pasti irama zikirnya memuji Allah Yang Maha Mengasihani,,,T_T

Jam lebih kurang pukul dua atau tiga pagi waktu tu.
Wahai diri....sedangkan burung berzikir mengingati Allah apatah lagi engkau wahai manusia yang dikurnia akal dan hati?




“Tidakkah engkau (Muhammad) tahu bahawa kepada Allah-lah bertasbih apa yang ada di langit dan di bumi, dan juga burung yang mengembangkan sayapnya. Masing-masing sungguh telah mengetahui (cara) berdoa dan bertasbih. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.[Surah An-Nur: 41]

Mata yang cantik itu ialah mata yang sentiasa memandang sekelilingnya dengan pandangan yang cantik & penuh keindahan. Kerana mata itu memandang kepada Allah yang menciptakan :)

Thursday, April 26, 2012

H.A.M.B.A


Allah engkau dekat……
Penuh kasih sayang……
Ya waddud….kurniakan kami cinta yang pertama & utama buatMU ya Allah…..
Jauhkan kami dari fitnah dunia Ya RahmanurRahimm….
Engkau maha Tahu Ya Allah…..
Engkau empunya hati kami…..
Engkau berkuasa atas segala-galanya….
Cintakan kami padaMU&AddinMU melebihi segala-galanya Ya Allah….
Letakkan Habibuna Rasulullah Sollallahu alaihi waalihi wasohbihi wasallam kekasih hati kami yang kami sebut sebut selalu Ya Waddud….
Engkau Tahu segala rahsia kami….
Engkau Tahu segala kata hati dan rasa hati kami….
Luruskan ia Ya Allah untuk mendekatkan kami DEKAT padaMU buat selamanya….
Kami lalai Ya Allah….
Kami leka Ya Allah….
Kami membesarkan hawa nafsu kami….
Kami membesarkan fatamorgana dunia….
Kami mengikuti lintasan hati yang tak kami luruskan lagi….
Ya Allahhhhhhh,,,,,,,,,,,,,,
Kami FAQIR padaMU ya AllahuQowwi....
Kau MATLAMAT kami T_T
Kau cita –cita Ter TINGGI kami Ya Allahhhhhhhhhhhh………
Sampaikan hajat kami Ya Allahu Ya Aziz


Kuatkan hati kami Ya Allah…..
Kuatkan roh ini untuk jasad ini berlaku taat padaMU……
MengAGUNGkanMU.
Melakukan segalanya TAK ADA LANGSUNG kerana harapkan habuan lain melainkan
HANYA KERANA-MU
Bantu kami yang hina dina ini Ya Allah
Tolong kami Ya Rohman
Tuntun kami Ya Rahim
Dekatkan kami dengan hamba-Mu yang cintakanMU& cintakan mereka yang menCINTAIMU dengan kami
ALLAHUROBBBBBBBIII
KUATKAN langkah kami untuk ber SIAP berjumpa denganMU ALLAHUROBBIHURRAHMANURRAHIM
Allahumma a’inna ala zikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatiq aminnn T_T

Monday, April 16, 2012

cinta Muhammad s.a.w

Firman Allah S.W.T yang bermaksud :
“Demi sesungguhnya, adalah bagi kamu pada diri Rasulullah itu contoh ikutan
yang baik, iaitu bagi orang yang sentiasa mengharapkan (keredhaan) Allah dan
(balasan baik) hari akhirat, serta ia pula menyebut dan mengingati Allah
sebanyak-banyaknya (dalam masa susah dan senang).” (Al-Ahzab: 21)

♥ ✉ Ceritakan kepada kedua orang tuamu, suamimu, isterimu, anak²mu, jiran tetanggamu, para pelajarmu, para pekerjamu & orang² yang berada di sekelilingmu tentang insan yang paling dikasihi Allah;

♥ ••► RASULULLAH صلى الله عليه وسلم.

✔ Ceritakan & sebarkan mahabbah Rasulullah صلى الله عليه وسلم ke seluruh alam agar semua tempat disirami rahmat Ilahi yang didambakan.

♥ ✉ Kerana apabila kamu menceritakan tentang Rasulullah صلى الله عليه وسلم, ia mampu membina peribadi mulia.

❀ Dari jahat menjadi baik, kontra menjadi pro, marah menjadi tenang, keras menjadi lembut, bermusuh menjadi bersaudara, benci menjadi sayang, berfikiran negatif tentang Islam menjadi positif & berpecah menjadi bersatu.

♥ Hadiah mahabbah berupa sekeping foto daripada posmencintaiskrim ---> "Cintamu ya Rasulallah menyatukan kami."

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

tulisan asal---> Ustazah Syarifah Fatimah Al-Yahya (FB)

Thursday, March 29, 2012

Benarkah Kita Berjuang ... ?

Wahai orang yang beriman ! Apa yang telah berlaku kepada kamu ?

Apabila kamu diseru , agar turun ke medan untuk memperjuangkan agama Allah swt. tiba - tiba kamu memberatkan papan punggung kamu ke permukaan bumi [ malas ]

Kenapa jadi begitu ? adakah kerana kamu lebih sayang kepada kehidupan dunia berbanding kehidupan akhirat ?

Ketahuilah ! sesungguhnya kehidupan dunia yang kamu dambakan itu , berbanding akhirat yang telah dijanjikan oleh Allah swt. adalah sangat kecil nilainya disisi Allah swt .

Jika sekiranya kamu lengah untuk menunaikan amanah perjuangan , nescaya kamu akan diazab oleh Allah swt dengan azab yang sangat pedih .

Maksud Firman Allah swt dari surah at Taubah . Ayat : 38 - 39

Seseketika dalam mengharungi perjuangan ini , alangkah kita duduk sejenak untuk menganalisa atau bermuhasabah diri . Memandang jauh ke dalam jiwa dengan menyelaminya secara jujur dan telus terhadap diri sendiri . Lalu kita ajukan pada diri satu soalan , benarkah kita berjuang ?

Berjuang yang dimaksudkan di sini ialah bekerja gigih dengan segala upaya dan daya malah mengambil segala ruang dan peluang untuk menjulang kalimah Allah swt sehingga ia mengatasi ideologi ciptaan manusia , meskipun terpaksa berhadapan dengan tribulasi dan implikasi yang mengancam kepentingan diri .

Atas alasan dan tujuan tersebut , kita menyertai jamaah Islam ini bagi memastikan aspirasi perjuangan suci itu dapat kita laksanakan secara lebih berkesan . Persoalannya , benarkah kita berjuang ?

Benarkah kita berjuang ? , kalau hanya mengisi borang dan mendaftar diri sebagai anggota jamaah Islam tetapi gagal untuk komited [ iltizam ] dengan segala aktiviti amal jamaei yang dianjurkan oleh jamaah . Kita hanya mampu mentarbiyah tetapi tidak boleh ditarbiyah . Mampu mengarah tetapi tidak boleh diarah . Mampu menegur tetapi tidak boleh ditegur .

Benarkah kita berjuang ? , dengan hanya semata - mata kerap menghadhiri ceramah - ceramah umum tetapi liat untuk hadir dan menekuni program - program khusus seperti usrah , liqa fikri , tamrin , mukhayyam dan pelbagai aktiviti spiritual seperti qiamulail , al mathurat dan zikrullah . Program ceramah dilihat lebih penting sebab kita dapat publisiti sedang usrah ni hanya dihadhiri oleh 10 orang , tidak glamour langsung !

Benarkah kita berjuang ? , apabila kita selalu sahaja gagal melaksanakan amanah dan tanggungjawab yang telah digalaskan ke atas pundak kita sebagai pimpinan jamaah walau dimana peringkat posisi kepimpinan kita . Mesyuarat sering tidak hadhir dan kalau pun hadhir hanya dengan kepala kosong . Lebih malang , ada mesyuarat dalam mesyuarat dan ada mesyuarat selepas mesyuarat .

Benarkah kita berjuang ? , sedang banyak masa kita habiskan untuk bersahaja dan mengelamun dalam mengimpi kemenangan . Hanya pandai mengomel dan mengkritik kesalahan anggota jamaah yang lain tetapi kita sendiri hanya mampu berdiri di tepian gelanggang . Kerja kita tidak beres tetapi nak ambil kerja orang lain . Kalut tidak bertempat .

Benarkah kita berjuang ? , seringkali kita mengabaikan hak ukhuwwah atau persaudaraan Islam sesama anggota . Cepat berburuk sangka malah sedikit berbeza pendapat kita terus menyerang pemikiran dan peribadinya seolah - seolah ia adalah musuh tradisi perjuangan kita . Kita rasa hanya kita sahaja yang hebat , berilmu dan berpengalaman . Pintar berhujjah dan berdebat . Kita pandang sahabat pun hanya dengan sebelah mata , penuh rasa benci . Senyum dan bersalam hanya untuk bermuka - muka .

Benarkah kita berjuang ? , suka sangat kita dedahkan rahsia jamaah . Setiap bilah dan patah perkataan yang dibincang dalam mesyuarat kita tulis dalam blog atau web site . Kita jadikan ia bahan sensasi untuk melariskan web site kita jua dengan harapan orang kata kita berani menegakkan kebenaran dan berani melampirkan fakta . Hanya kita yang mahu mempertahankan Islam dan jamaahnya sedang orang lain adalah pengkhianat yang perlu ditumpaskan .

Benarkah kita berjuang ? , kerana wawasan dan sesuatu gagasan pemikiran itu dilahirkan oleh pemimpin atau anggota jamaah yang kita tidak suka , maka kita tolak mentah - mentah . Lebih malang kita kasar dalam menolak dan kita lancang dalam berbicara . Langsung kita tidak hiraukan adab ikhtilaf sebaliknya apa yang kita inginkan ialah bagaimana kita nak menang dan pandangan kita yang diterima pakai .

Benarkah kita berjuang ? , kita sanggup mencantas sahabat seperjuangan dengan cara yang tidak bermoral agar dia jatuh dan kita yang naik jadi pemimpin . Kita melobi habis kawasan dan negeri bagi memastikan kita atau calun pemimpin yang kita suka mencapai kemenangan . Soal mampu atau tidak , soleh atau tidak bukan lagi menjadi ukuran . Ukuran tepat ialah dia mesti dari team kita .

Benarkah kita berjuang ? , wala' atau taat setia kita telah berbelah bahagi , bukan lagi kepada pimpinan jamaah tetapi di sana ada individu berpengaruh dan ia berada di luar jamaah yang sangat kita kagum karektornya . Sedang pimpinan kita sendiri dilihat kolot dan tidak hebat . Kita tidak berdiri teguh di belakang pimpinan kita sebaliknya kita teguh berdiri dan menyokong pemimpin dari luar jamaah kita sendiri .

Benarkah kita berjuang ? , hubungan kita hanya terhad kepada golongan dan team kita . Dakwah kita tidak melebar kepada semua golongan termasuklah non muslim . Kita hanya hebat dalam gelanggang kita sendiri . Kita orang PAS ceramah pasal PAS dalam markas PAS kepada orang PAS , habis tu bila Islam ni nak lePAS ?

Benarkah kita berjuang ? , peribadi kita tidak melambangkan inspirasi perjuangan . Kita malu sipu nak jelaskan dasar perjuangan kerana keterlaluan mahu menjaga hati . Suara Islam mahu diliberalkan atas alasan orang belum memahami Islam . Penampilan diri juga dinuetralkan agar tidak dianggap fundamental .

Benarkah kita berjuang ? , kita banyak ketawa dan hidup dalam kemewahan . Kita tidak mampu menyelami kesusahan dan kepayahan yang dihadapi oleh para murabitun jamaah yang ikhlas berjuang , jauh sekali untuk rakyat yang terhimpit . Gaya hidup hampir menyerupai musuh malah meluka perasaan anggota jamaah sendiri .

Benarkah kita berjuang ? , ibadah kita kurang . Hubungan kita dengan Allah swt jauh . Gagal solat berjamaah dan membaca al quran pada kekerapan yang lebih berbanding orang awam . Kehalusan budi dan ketulusan hati tidak kita dimiliki . Ucapan kita menampakkan kesombongan dan tindakan kita tidak berhemah . Suka pandang rendah pada orang lain jauh sekali mahu menghormati mereka .

Benarkah kita berjuang ? , kadang - kadang kita pun keliru mengenai konsep kepimpinan jamaah kita sendiri . Kita sebut kepimpinan ulama' tetapi kita tidak beradab dengan ulama' . maki hamun ulama' dan menista mereka menjadi kalimah yang meniti di bibir kita tanpa rasa bersalah apalagi berdosa .

Benarkah kita berjuang ? , kerana kita pun tidak jelas matlamat dan hala tuju perjuangan . jamaah kita ni gerakan Islam ke ? atau parti politik semata ? Slogan perjuangan pun gagal kita hayati . Matlamat kita , dustur kita , landasan kita , ikutan kita , cita - cita kita tidak mendarah daging dalam diri kita . malang , sering kita ni cakap lain tetapi tindakan kita lain pula .

Benarkah kita berjuang ? , banyak sungguh dosa kita . Makin berjuang makin tambah dosa . Dosa mengumpat , dosa mengutuk , dosa salah sangka , dosa mencantas , dosa memfitnah , dosa menipu , dosa tidak taat kepada pimpinan , dosa tidak tunai amanah perjuangan , dosa dedah rahsia jamaah , dosa khianat kepada sahabat seperjuangan , dosa hipokrit , dosa melukakan hati anggota jamaah , dosa dedahkan aib pimpinan dan anggota jamaah , dosa mata , dosa tangan , dosa kaki , dosa telinga , dosa mulut , dosa hati , dosa otak , dosa .... , dosa .... , dosa .....dan dosa .....

Ya Allah ! benarkah kita ni berjuang ? atau kita selama ini hanya bermain dan menambah beban dosa dalam perjuangan buat diri kita sendiri .

hayya bina nu'min saah ! ayuh kita kita bersimpuh seketika untuk kita merenung [ introspection ] jauh ke dalam jiwa kita . Terlebih dulu kita buangkan segala alasan membela diri , sikap menyalahkan orang lain dan rasa diri dipihak benar . Sebaliknya cari alasan untuk menyalahkan diri agar kita insaf , jangan bela diri supaya dirasa diri kita juga perlu dihukum dan kumpulkan rasa bersalah itu atas diri kita sendiri agar kita tidak angkuh untuk mengakui kesilapan sendiri .

Sahabat ku semua , marilah kita bermuhasabah agar kita dekat dengan Allah swt dan kita segera diberikan nusrahNya . Insyaallah , muhasabah ini akan memulihkan hubungan kita yang retak , perjuangan kita yang tergugat , dan kedudukan kita yang kian jauh dari Allah swt .

Masih banyak item untuk dipersoalkan pada diri kita dengan mulakan pertanyaan benarkah kita berjuang ? semoga kita diridhai oleh Allah swt .

Selamat berjuang sahabat ku !

Friday, February 17, 2012

Selamatkan Syria

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

Salam mahabbah Sahabat- sahabat....

Mereka bukan rakyat Malaysia...

Mereka bukan kaum kerabat kita...

Mereka tiada hubungan darah daging dengan kita...

Mereka tidak kenal kita & kita tidak kenal mereka...

Namun...

Mereka & kita punya Tuhan yang sama, Nabi yang sama & Agama yang sama...

Mereka & kita punya 1 ikatan persaudaraan atas nama ISLAM & UMAT MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم...

Mereka & kita ibarat 1 jasad...

>>> Jangan lupa DOA buat mereka di dalam solat & munajat kita kepada Allah Yang Maha Berkuasa...

Ya, Allah berikan kemenangan kepada Islam & umatnya, amin.

الله أكبر ولله الحمد




✉ Saya MENGAJAK diri saya & sahabat² semua membaca Qunut Nazilah ini.

~ SUDAH TIBA MASANYA.

>>> Cara²nya;

✔ Baca doa ini dalam semua solat Fardhu - 5 waktu.

✔ Setiap hari.

✔ Ketika bangkit dari ruku' pada rakaat terakhir. Sini caranya:)

Sejarah: 70 orang sahabat Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah syahid ketika mereka diutuskan untuk menyampaikan dakwah. Mereka telah dikhianati. Peristiwa ini dikenali sebagai Bi'ru Ma'unah. Dari kejadian ini, Rasulullah صلى الله عليه وسلم membaca Qunut selama sebulan.

♥ Kita umat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Dan Allah telah mengi'tiraf ---> orang² yang beriman itu bersaudara.

الله أكبر وله الحمد

Dan di sini
doa qunut yang dibaca oleh Habib Umar. Di Hadhramaut Yaman, mereka sudah lama mengamalkan qunut nazilah. Ya Allah, bantulah Islam & umatnya seluruh dunia, amin.

HasbunaAllahu wa ni'mal Wakil, Allahu Robbi T_T

Sahabat fillah, jom kita hafaz doa ini. Sama² kita hafaz & amalkan. AZAM untuk amalkan.



>>> DOA sahaja bantuan daripada kita buat mereka. Mereka saudara kita wahai sahabat.

Foto ini memberitahu ---> binatang menyelamatkan binatang yang bukan spesisnya. MasyaAllah.



☑ Jika binatang ada sifat kemanusiaan, jangan sampai manusia pula ada sifat kebinatangan.

>>> DOA sentiasa untuk saudara² seIslam kita seluruh dunia -Palestin, Syria dll- yang ditimpa musibah sekarang ini. Jangan sekali² melupai mereka.

♥ Mereka adalah kita & kita adalah mereka = umat Muhammad صلى الله عليه وسلم.

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Allahua'lam.

~sumber asal: Ustazah Syarifah Fatimah Al-Yahya.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...